Bupati Grobogan Minta Dukungan IBI Ikut Tangani AKI, AKB dan Stunting

Bupati Grobogan Minta Dukungan IBI Ikut Tangani AKI, AKB dan Stunting

Bupati Grobogan Sri Sumarni meminta pada bidan ikut mendukung penuh kebijakan pemerintah untuk menekan angka kematian ibu (AKI) saat menjalani proses persalinan dan angka kematian bayi (AKB) baru lahir, serta stunting.

Hal itu disampaikan Sri saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-72 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di GOR Bung Karno, Purwodadi, Sabtu (22/7/2018).

Permintaan itu dilontarkan bupati terkait adanya kasus AKI, AKB dan stunting di Grobogan sampai sekarang.

"Kondisi ini tentunya harus menjadi perhatian serius dari semua pihak. Oleh sebab itu, kita butuh dukungan semua pihak untuk menangani masalah ini, termasuk dengan IBI," katanya.

Bupati menilai, bidan merupakan salah satu profesi kesehatan strategis. Disamping itu, bidan memiliki tugas penting dalam upaya meningkatkan status kesehatan ibu dan anak.

"Bidan ini punya peran besar dalam mempersiapkan generasi yang berkualitas. Untuk itu, saya berharap agar bidan ini selalu mengikuti perkembangan ilmu yang dimiliki," ujarnya.

Bupati menegaskan, selama ini IBI telah berperan sebagai garda terdepan dalam mengawal kesehatan ibu dan anak dan  berjuang untuk kemanusiaan. Para anggota IBI juga memberikan pelayanan secara ikhlas tanpa mengenal waktu.

Menurut bupati, apa yang dilakukan IBI selama ini tentunya sudah memberi manfaat dalam kemajuan pembangunan kesehatan masyarakat di kabupaten Grobogan. Dia berharap, semoga IBI semakin profesional dalam meningkatkan kualitas kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan ibu dan anak.

"Selamat ulang tahun IBI ke-72 semoga Allah swt selalu memberikan kita semua kesehatan dan keberkahan di setiap tugas mulia pengabdian para bidan di kabupaten grobogan," imbuhnya.

Live CCTV
Lapor Bencana