Bupati Grobogan Sri Sumarni menghadiri Kegiatan Sosial Kemasyarakatan TMMD Karya Bhakti Mandiri Tahap 8 Tahun 2023 yang dilangsungkan di Desa Prigi, Kecamatan Kedungjati, Kamis (27/7/2023).
Hadir pula dalam kesempatan itu, jajaran Forkopimda Grobogan, kepala OPD terkait, Forkopimcam dan kepala desa se-Kecamatan Kedungjati dan tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni menyatakan, Visi Kabupaten Grobogan Tahun 2021/2026 adalah "Terwujudnya Grobogan yang lebih Sejahtera, Berdaya Saing, Beriman dan Berbudaya" sebuah kalimat yang singkat namun mengandung konsekuensi yang berat.
Artinya seluruh program Pemerintah Kabupaten Grobogan harus mengarah pada terwujudnya kesejahteraan masyarakat, dengan seimbang dan menyasar ke seluruh lapisan.
Untuk bisa mewujudkan itu, harus ada sinergitas pembangunan dari Pusat, Provinsi, Kabupaten sampai ke Desa. Dan harus di dukung oleh semua kekuatan, bukan hanya oleh pemerintah, TNI dan Polri saja, tetapi juga pihak swasta, akademisi, media serta masyarakat sendiri, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat maupun komunitas.
Nilai-nilai gotong royong sebagai warisan leluhur bangsa, harus terus kita pertahankan, ditengah globalisasi, yang cenderung lebih individualis.
Kehadiran TNI AD, dengan paradigma barunya yang lebih sosial, memadukan prinsip dan pendekatan masyarakat, partisipatif, tanggap kebutuhan, dan berbasis nilai yang sangat membantu usaha percepatan pembangunan desa.
"Melalui Kegiatan TMMD Sengkuyung kita bersinergi, gotong royong, bahu membahu, saiyek saekoproyo nyawiji mring satunggaling bhekti, tinandang roso rame ing gawe sepi ing pamrih," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Grobogan memandang hal ini sebagai sebuah titik pertemuan yang memposisikan TNI dan Pemerintah Daerah serta Masyarakat Desa, berada dalam satu garis komando, satu kepentingan yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.