Ke Grobogan, Mentan Pastikan Daerah Penyangga Pangan Aman

Ke Grobogan, Mentan Pastikan Daerah Penyangga Pangan Aman

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke Desa Werdoyo, Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan, hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi pertanian di wilayah setempat saat memasuki masa panen padi, sebab Grobogan merupakan daerah unggulan dan penyangga pengan nasional masuk dalam 10 besar se-Indonesia.

Mentan RI Syahrul Yasin Limpo mengatakan, memastikan daerah unggulan yang sekarang sudah memasuki massa panen raya, grobogan termasuk ke dalam 10 besar se indonesia. Diman masa musim tanam 2022 sampai 2023 pihaknya yakin pada Januari dan Februari terdapat 1,4 juta hektar atau setara dengan 700 lebih gabah. Jika dikonversi beras cukup untuk 3 atau 4 bulan ke depan.

Namun pada masa panen ini sebagai lahan pertanian di Grobogan. Sedang dilanda banjir. Oleh itu pihaknya meminta kerjasama semua pihak. "Ketahan pangan bisa terjaga
Terkait banjir dan puso segera akan diganti dengan bibit itulah fungsi negara sebagai penyokong. Puso bisa di back up melalui asuransi-asuransi pertanian," ujarnya. Kamis (12/1).

Sementara Bupati Grobogan Sri Sumarni menyatakan, saat terjadi banjir pihaknya terjun langsung ke langan untuk memantau dan memberikan bantuan ke warga. Banjir setidaknya merendam area pertanian sekitar 1770 hektar.

Sementara untuk kelancaran pertanian perlu ada perbaikan Infrastruktur jalan. Dan normalisasi sungai Lusi dan sodetan di Kali Satrian Wilayah Kecamatan Brati.

"Solusi kelancaran produksi panen
Penggalakan pupuk bio saka bekerja sama dengan dispertan,gapoktan, dan KTNA, kepala desa sebagai solusi mengatasi pembatasan subsidi 50%
Butuh data real terkait petani di setiap desa guna pengembangan pupuk biosaka. Harapan banjir dengan cara normalisasi sungai lusi," harapnya.(ay)

Live CCTV
Lapor Bencana