SOSIALISASI TIM CSIRT KABUPATEN GROBOGAN DALAM RANGKA PENGUATAN KEAMANAN INFORMASI E-GOVERNMENT

SOSIALISASI TIM CSIRT KABUPATEN GROBOGAN DALAM RANGKA PENGUATAN KEAMANAN INFORMASI E-GOVERNMENT

image1

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Grobogan mengundang semua kepala Dinas dan Camat se-Kabupaten dalam rangka kegiatan sosialisasi pembenttukan Tim CSIRT (Computer Security Incident Response Team), pada tanggal 7 Juli 2021 melalui video conference zoom meeting. Semua kepala OPD dan Camat mengikuti

dengan daring di kantor masing-masing , hal ini sebagai wujud mendukung program social distancing mengurangi kegiatan pengumpulan massa dalam satu ruangan dimasa pendemi covid 19.

Kegiatan ini merupakan rangkian kegiatan aksi perubahan kegiatan organisasi Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Persandian Dedi Cahyanto, S.Kom, M.Kom, dalam Peningkatan Kepemimpinan Administrator Tahun 2021 yang di selenggarakan BPSD Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan BKPPD Kabupaten Grobogan.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wiku Handoyo, SH, MH, dalam sambutannya mengharapkan dengan adanya Tim CSIRT di Kabupaten Grobogan semakin memperkuat keamanan informasi dan mendukung terselengganya pelayanan masyarakat berbasis data online. Dalam acaranya ini juga mengundang narasumber Enny Susana, S.Kom, MM Direktur PILAR Tektotama Sinergi Yogyakarta, dengan judul materi CSIRT Sebagai Tim Pengamanan Informasi. Narasumber menyampaikan pentingnya tim CSIRT di era saat ini yang sudah banyak aplikasi-aplikasi pemerintahan yang sifatnya strategis dan fital perlu pengamanan data informasi. Guna mendukung Tim CSIRT juga diperlukan SDM yang mempunyai kopentensi khusus tentang keamanan informasi, maka diperlukan pelatihan-pelatihan khusus bagi anggota Tim CSIRT Kabupaten Grobogan. Dalam penanganan data informasi diperlukan tahapan-tahapan data mana saja yang memiliki tingkat resiko yang tinggi, sedang dan rendah. Harus dilakukan seleksi penentuan tingkat resiko, sehingga data yang resiko nya tinggi tentunya perlu prioritas utama.

Sosialisasi dihadiri 45 peserta dari Dinas dan kecamatan secara daring dengan zoom meeting, dengan banyaknya peserta membuktikan antusias nya peserta ingin mengetahui akan keamanan informasi.

Live CCTV
Lapor Bencana